Feed on
Tulisan
Komentar

Minggu ini saya mengalami kejadian yang sungguh berarti dalam perjalanan bisnis saya. Sudah hampir satu bulan saya mencoba untuk menjual suatu produk untuk kemudian saya tampilkan di web saya, mengingat traffic nya yangi begitu bagus dan juga memiliki target market yang sama. Jadi disini saya bertindak sebagai reseller produk tersebut. Namun kemarin, sang pemilik produk protes, katanya saya membajak produk nya dan melanggar hukum ( padahal yang saya tau, produk yang dijual itu juga adalah produk kw1 buatan china ). Saya disebut tidak profesional dan plagiator.

Astagfirullah….

saya sampai sesak dada di sebut demikian. smoga Allah bisa mengampuni dosa saya….juga memberikan kemudahan serta ampunan Nya untuk orang tersebut.

Demi Allah , saya tidak memiliki niatan untuk membajak atau sebagainya seperti yang dituduhkan kepada saya. Saya hanya menjalankan insting bisnis saya, dimana saya bertindak sebagai perantara atau reseller dari produk tersebut atau dapat dikatakan saya ingin menjadi mitra dan bukan pesaing mereka, karena saya pun membeli barang tersebut dari mereka.

hanya memang saya memerlukan contoh/photo produk tersebut untuk saya promosikan di web saya. Bahkan harga nya pun saya jual diatas harga jual “mereka”, yang saya jadikan sebagai keuntungan buat saya. Tapi kenapa saya malah dituduh seperti itu..?? sampai web saya dimuat dan disebut sebagai plagiator di salah satu ajang promosi di internet.

Dan semalam, semua produk tersebut sudah saya hapus dari web saya dan memutuskan untuk tidak lagi menjual produk tersebut.

Sampai sekarang saya masih bingung, apa salah saya..?? Apakah niat baik saya itu salah..?? plagiatorkah saya..??

Saat ini yang saya lakukan hanyalah :

merenung dan diam,

mengoreksi diri,

memohon ampunan kepada Nya jika jalan yang saya tempuh memang salah…

Membaca kisah orang-orang sukses dan bahagia, menurut saya sungguh
menggairahkan. Saya bisa mengambil makna dan hikmah yang sangat
baik, dan sekiranya bisa juga saya terapkan untuk mengembangkan
potensi saya sendiri, baik potensi diri dan keluarga, maupun potensi
dan kemampuan bisnis saya.

Tokoh sukses yang satu ini juga sangat menarik perhatian saya.
Mungkin sebagian dari Anda ada yang belum tahu sosok ini? John
Davison Rockefeller atau biasa disingkat dengan John D.
Rockefeller…Sang RAJA MINYAK dari United State (Amerika Serikat).
Dia lahir pada 9 Juli 1839 di sebuah desa pertanian miskin dekat
Ricford, New York, Amerika Serikat…dan meninggal dalam usia 98
tahun pada 23 Mei 1937, di Ormond Beach, Florida, Amerika Serikat.

John D. Rockefeller inilah pendiri dan pemilik perusahaan
pengilangan minyak bernama Standard Oil, yang saat ini dikenal
dengan nama lain yaitu perusahaan minyak EXXON…yang saat ini
kabarnya EXXON merupakan satu-satunya perusahaan pengilangan minyak
di Amerika Serikat.

Nah, saya menuliskan beberapa point penting dalam hal bersikap pada
diri Sang RAJA MINYAK ini, dan sikap inilah yang membawa seorang
John D. Rockefeller menjadi sangat sukses. Sampai-sampai jumlah
kekayaannya sangat sulit untuk dihitung, dan itu membutuhkan waktu
selama bertahun-tahun.

Sampai sekarang, organisasi sosial yang didirikannya yaitu
Rockefeller Foundation, sampai saat ini tetap merupakan organisasi
pecinta sesama umat manusia, dan merupakan organisasi kemanusiaan
terbesar di dunia dengan dana lebih dari 50 Triliun Rupiah!!! Dana
sebesar ini dipergunakan untuk perdamaian dunia, beasiswa anak cacat
dan miskin, juga untuk penelitian bagi perkembangan dunia ilmu
pengetahuan.

Berikut ini point-point sikap mental, yang menjadikan John D.
Rockefeller menjadi orang sangat sukses, yang saya coba sarikan buat
kita semua:

1. Selalu Hemat dan Disiplin terhadap Uangnya.

2. Selalu Percaya bahwa Uang Harus Bekerja Untuk Dirinya.

3. Selalu Bekerja Untuk Kepuasan Jiwanya.

4. Selalu Menganggap Tekanan itu Menggairahkan dan Sebagai Tantangan
Untuk Maju.

5. Selalu Belajar Terus Untuk Meningkatkan Potensi dan Kemampuan
Dirinya.

6. Selalu Punya “Passion”, Semangat Membara Dalam Meraih Cita-
Citanya.

7. Selalu Punya Keinginan Kuat Untuk Semakin Memperbesar Penghasilan
dan Bisnisnya.

8. Selalu Membuat Metode dan Strategi Bisnisnya Secara Detil Sekali.

9. Selalu Melihat Ada Celah Lain Dalam Bisnisnya.

10.Selalu Tidak Pernah Menunda Pekerjaannya.

11.Selalu Melakukan “Take Action” Dengan Cepat Jika Ada Ide Bisnis
Baru.

12.Selalu Mendalami Pengetahuan Bisnisnya Untuk Menguasainya.

13.Selalu Mencari Orang Kepercayaan Terbaiknya Secara Selektif
Ketat, Meskipun Mahal.

14.Selalu Membuat Nota Kesepakatan (MoU) Dalam Setiap Kerjasama
Bisnis.

15.Selalu Menyisihkan Keuntungan Bisnisnya Untuk Amal Sosial.

16.Selalu Tidak Pernah Marah.

17.Selalu Tidak Pernah Tidur Siang.

18.Selalu Tidak Pernah Lupa Kepada Tuhan Sang Maha Pencipta Hidup.

19.Selalu Menghargai Waktu dan Menggunakan Waktunya Dengan Sebaik-
baiknya.

20.Selalu Berhati-hati Dalam Setiap Langkah Hidupnya.

Tulisan saya di atas ini, sengaja hanya saya ambil yang penting saja
menurut saya, yang sekiranya bisa saya manfaatkan untuk meningkatkan
kualitas kehidupan saya khususnya. Mungkin diantara Anda yang ikut
membacanya, bisa saja Anda ambil manfaatnya juga. Semoga benar-benar
bisa bermanfaat ya.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, yang
benih-benihnya terlalu kerap muncul tanpa kita sadari. Di tingkat
terbawah, sombong disebabkan oleh faktor materi. Kita merasa lebih kaya,
lebih
rupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.

Di tingkat kedua, sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan. Kita merasa
lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan dibandingkan orang
lain.

Di tingkat ketiga, sombong disebabkan oleh faktor kebaikan. Kita sering
menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus
dibandingkan dengan orang lain.

Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan, semakin sulit pula
kita mendeteksinya. Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun
sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit
terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam
batin kita.

Akar dari kesombongan ini adalah ego yang berlebihan. Pada tataran yang
lumrah, ego menampilkan dirinya dalam bentuk harga diri (self-esteem)
dan kepercayaan diri (self-confidence). Akan tetapi, begitu kedua hal
ini berubah menjadi kebanggaan (pride), Anda sudah berada sangat dekat
dengan kesombongan. Batas antara bangga dan sombong tidaklah terlalu
jelas.

Kita sebenarnya terdiri dari dua kutub, yaitu ego di satu kutub dan
kesadaran sejati di lain kutub. Pada saat terlahir ke dunia, kita dalam
keadaan telanjang dan tak punya apa-apa. Akan tetapi, seiring dengan
waktu, kita mulai memupuk berbagai keinginan, lebih dari sekadar yang
kita butuhkan dalam hidup. Keenam indra kita selalu mengatakan bahwa
kita memerlukan lebih banyak lagi.

Perjalanan hidup cenderung menggiring kita menuju kutub ego. Ilusi ego
inilah yang memperkenalkan kita kepada dualisme ketamakan (ekstrem suka)
dan kebencian (ekstrem tidak suka). Inilah akar dari segala
permasalahan.

Perjuangan melawan kesombongan merupakan perjuangan menuju kesadaran
sejati. Untuk bisa melawan kesombongan dengan segala bentuknya, ada dua
perubahan paradigma yang perlu kita lakukan.

Pertama, kita perlu menyadari bahwa pada hakikatnya kita bukanlah
makhluk fisik, tetapi makhluk spiritual. Kesejatian kita adalah
spiritualitas, sementara tubuh fisik hanyalah sarana untuk hidup di
dunia. Kita lahir
dengan tangan kosong, dan (ingat!) kita pun akan mati dengan tangan
kosong. Pandangan seperti ini akan membuat kita melihat semua makhluk
dalam kesetaraan universal. Kita tidak akan lagi terkelabui oleh
penampilan, label, dan segala “tampak luar” lainnya. Yang kini kita
lihat adalah “tampak dalam”. Pandangan seperti ini akan membantu
menjauhkan kita dari berbagai kesombongan atau ilusi ego.

Kedua, kita perlu menyadari bahwa apapun perbuatan baik yang kita
lakukan, semuanya itu semata-mata adalah juga demi diri kita sendiri.
Kita memberikan sesuatu kepada orang lain adalah juga demi kita sendiri.

Dalam hidup ini berlaku hukum kekekalan energi. Energi yang kita berikan
kepada dunia tak akan pernah musnah. Energi itu akan kembali kepada kita
dalam bentuk yang lain. Kebaikan yang kita lakukan pasti akan kembali
kepada kita dalam bentuk persahabatan, cinta kasih, makna hidup, maupun
kepuasan batin yang mendalam. Jadi, setiap berbuat baik kepada pihak
lain, kita sebenarnya sedang berbuat baik kepada diri kita sendiri.
Kalau begitu, apa yang kita sombongkan dan ngapain juga sombong ?

Dikutip : Dari Seorang Sahabat

Keraguan selalu saja menjadi bagian dari kehidupan kita yang selalu
membatasi dan menahan langkah kita untuk berbuat yang terbaik. keraguan
membatasi “fighting” dalam semua situasi dan memulai sesuatu yang baru.
Terlebih terhadap situasi-situasi yang mengharuskan anda untuk bersaing
dan berlomba dengan pihak lain. Keraguan anda dalam melakukan ini
biasanya bersumber ke ratusan bahkan jutaan pertanyaan yang sebenarnya
mengarah kembali kepada anda. Semua pertanyaan tadi pada intinya adalah
besarnya perasaan rendah diri dan ketakutan yang teramat sangat untuk
menjadi orang yang kalah.

Rendah diri atau ketakutan itu biasanya muncul karena anda merasa bahwa
anda tidak memiliki kemampuan dan keahlian sehebat orang yang ada
disekitar anda. Anda merasa anda tidak sepantasnya untuk ikut bertarung
dan berkecimpung di dalam dunia persaingan yang sangat ketat dan butuh
perjuangan. Anda selalu beranggapan bahwa anda adalah makhluk inferior
dan makhluk kelas dua di dalam dunia ini. Stop! Itu adalah hal terbodoh
yang telah anda lakukan dalam hidup anda, yang telah menghancurkan dan
meruntuhkan satu persatu kemampuan luar biasa yang anda miliki.

Sebenarnya anda diberikan kemampuan yang luar biasa di dalam pikiran
anda. Anda di berikan karunia oleh Allah SWT, suatu pemberian yang luar
biasa yang kalau kita mau menyukurinya mungkin tidak cukup bagi anda
untuk mengucapkan kata syukur dalam 1 kali 24 jam. Dalam Buku Brian
Tracy “Change Your Mind Change Your Life”, mengatakan bahwa anda
diberikan otak yang mengagumkan yang memiliki lebih dari 18 miliar sel.
Masing-masing terhubung dengan dan saling menyambung dengan paling
sedikit 20.000 sel yang lain. Ini berarti jumlah pemikiran yang mungkin
anda hasilkan bisa lebih banyak dari pada jumlah molekul yang ada di
alam semesta. Jadi apa lagi yang anda ragukan tentang diri anda? Kalau
seorang Tukul mengetahui mengenai hal ini pasti dia akan mengatakan,
bahwa anda memiliki processor yang tiga juta miliar tahun di depan yang
lebih canggih dibandingkan dengan yang di buat oleh seorang Bill Gates.
Jadi bodohlah anda bila anda meragukan kemampuan anda untuk melangkah
maju dengan alat super canggih yang anda miliki..

Nah sekarang anda sudah tahu bahwa anda memiliki sesuatu yang luar biasa
di dalam diri anda. Jadi buat apa anda ragu? Saya tidak melihat lagi
alasan yang kuat bagi anda untuk tidak memulai sesuatu yang luar biasa
di dalam diri anda.

Orison Sweet Marden pernah menyatakan dalam suatu kesempatan,

“Tidak ada keberanian besar yang tidak disertai dengan rasa percaya diri
dan kepastian, dan sebagian dari perjuangan kita terdapat dalam
keyakinan diri bahwa kita mampu menghadapi apa yang sedang kita lakukan”

Jadi marilah kita bangkit dari pemikiran bodoh kita terhadap kemampuan
kita sendiri, mari bangun dari keterpurukan dan kalahkan perasaan itu
untuk masa depan dan dunia anda yang lebih baik.

Dodi Loebiz

The Founder & Moderator Beranie Gagal

Nasi Sudah Menjadi Bubur

Saat keterlanjuran sudah berlalu, kita sering mengatakan “Nasi sudah
menjadi bubur”. Betulkah ungkapan ini? Atau sekedar mencari pembenaran
untuk tidak memperbaiki yang sudah ada? Insya Allah setelah membaca
cerita berikut, kita akan memiliki pandangan berbeda terhadap suatu
keterlanjuran.

Seorang mahasiswa kuliahnya tidak serius. Kadang masuk kuliah kadang
tidak, tugas terbengkalai, SKS yang harus dikejar masih banyak, dan
jarang sekali belajar. Begitu ditanya ternyata dia merasa terjebak masuk
ke jurusan yang dipilihnya karena dia hanya ikut-ikutan saja.
Teman-temannya masuk jurusan tersebut, dia pun ikut.

“Mengapa kamu tidak pindah saja?” tanya temannya, Budi.

“Ah, biarlah, nasi sudah menjadi bubur” jawabnya, tidak peduli.

“Apakah kamu akan tetap seperti ini?”

“Mau gimana lagi, saya bilang nasi sudah jadi bubur, tidak bisa
diperbaiki lagi.” jawabnya berargumen.

“Kalau kamu pindah kejurusan yang kamu sukai, kan kamu akan lebih
enjoy.” kata temannya.

“Saya ini sudah tua, masa harus kuliah dari awal lagi. Saya terlambat
menyadari kalau saya salah masuk jurusan.” jelasnya sambil merebahkan
diri di kasur dan mengambil remote control TV-nya.

“Memang tidak ada yang bisa kamu lakukan lagi?” selidik temannya.

“Tidak, saya sudah katakan berulang-ulang nasi sudah jadi bubur.”

Temannya pun diam sejenak, dia bingung melihat temannya yang sudah tidak
semangat lagi. Kemudian dia teringat pada temannya yang memiliki nasib
yang sama, salah memilih jurusan. Dia pun pulang ke rumahnya kemudian
menelpon temannya tersebut.

“Jaka, perasaan kamu pernah cerita sama saya, kalau kamu salah memilih
jurusan?” tanya Budi kepada Jaka.

“Memang saya salah memilih jurusan, memangnya kenapa?” jawab Jaka.

“Yang saya heran, kenapa kamu tetap semangat kuliah, sedangkan teman
saya malah malas dan tidak serius kuliahnya.”

“Yah nggak tahu yah, saya juga dulu sempat seperti itu. Tapi sekarang
sudah tidak lagi.” jelas Jaka.

“Apa sich resepnya?”

“Pertama saya merelakan diri masuk jurusan ini. Mungkin ini yang terbaik
menurut Allah. Jadi saya terima saja.”

“Terus?” kata Budi bersemangat

“Yang kedua, saya mencari cara menggabungkan ilmu yang saya miliki
dijurusan ini, dengan hobi saya. Ternyata saya menjadi enjoy saja.
Memang, saya terlanjur memilih jurusan ini, kata orang, nasi sudah jadi
bubur. Tetapi kalau saya, nasi sudah menjadi bubur ayam spesial yang
enak dan lebih mahal harganya ketimbang nasi.”

“Oh gitu….”

“Yah, kalau kita menyesali tidak ada manfaatnya. Kalau kita berusaha
mengubah bubur jadi nasi, itu tidak mungkin. Satu-satunya cara ialah
membuat bubur tersebut menjadi lebih nikmat, saya tambahkan ayam,
ampela, telor, dan bumbu. Rasanya enak dan lebih mahal” jelas Jaka
sambil tersenyum lebar.

“Anak-anak, coba tuliskan tiga kelebihanmu,” kata seorang guru pada
anak-anak sekolah dasar.

Menit demi menit berlalu namun anak-anak itu seakan masih bingung.

Dengan setengah berakting, sang guru kemudian bersuara keras :

“Ayo, tuliskan! Kalau ngga, kertasmu saya sobek lo.” Anak-anak manis itu
seketika menjadi salah tingkah.

Beberapa di antara mereka, memang tampak mulai menulis. Salah satu di
antara mereka menulis di atas kertas, “Kadang-kadang nurutin kata ibu.
Kadang-kadang bantu ibu. Kadang-kadang nyuapin adik makan.”

Penuh rasa penasaran, sang guru bertanya kepadanya : “Kenapa tulisnya
kadang-kadang?”. Dengan wajah penuh keluguan, sang bocah hanya berkata :

“Emang cuma kadang-kadang, Bu guru.” !

Ketika semua anak telah menuliskan kelebihan dirinya, sang guru kemudian
melanjutkan instruksi berikutnya :

“Sekarang anak-anak, coba tuliskan tiga kelemahanmu atau hal-hal yang
buruk dalam dirimu.”
Seketika ruangan kelas menjadi gaduh. Anak-anak tampak bersemangat.
Salah satu dari mereka angkat tangan dan bertanya :

“Tiga saja, Bu guru?”.

“Ya, tiga saja!” jawab sang guru. Anak tadi langsung menyambung :

“Bu guru, jangankan tiga, sepuluh juga bisa!”.

Apa pelajaran yang bisa kita petik dari cerita sederhana itu? Saya
menangkap setidaknya ada beberapa hal penting yang bisa kita pelajari.
Salah satunya, kita sering tidak menyadari apa kelebihan diri kita
karena lingkungan dan orang di sekitar kita jauh lebih sering
mengkomunikasikan kepada kita kejelekan dan kekurangan kita.

Baru-baru ini, saya menyaksikan di sebuah televisi swasta pertunjukkan
seni dari para penyandang cacat. Kami benar-benar terharu. Ada orang
buta yang begitu piawai bermain piano atau kecapi. Pria tanpa lengan dan
wanita muda yang tuli dapat menari dengan begitu indahnya.

“Luar biasa, dia bisa menari dengan penuh penghayatan. Yang membuat saya
heran, dia kan tuli tapi kok bisa mengikuti irama lagu dengan sangat
tepat?”, kata saya dalam hati terkagum-kagum.

Seorang pria buta yang bernyanyi dengan nada merdu sempat berkata,
“Saudaraku, saya memiliki dua mata seperti Anda. Namun yang ada di depan
saya hanyalah kegelapan. Ibu saya mengatakan saya bisa bernyanyi, dan ia
memberi saya semangat untuk bernyanyi.”

Benarlah apa yang dikatakan Alexander Graham Bell : “Setelah satu pintu
tertutup, pintu lainnya terbuka; tetapi kerap kali kita terlalu lama
memandangi dan menyesali pintu yang telah tertutup sehingga kita tidak
melihat pintu yang telah dibuka untuk kita.”

Fokuskan perhatian pada kelebihan kita dan bukan kelemahan kita.

Beberapa waktu yang lalu, saya melemparkan usulan ke berbagai millis untuk membuat sebuah usaha bersama berupa GAME CENTRE. Usulan ini khususnya berlaku untuk warga Depok dan sekitarnya. Sebenarnya, yang melatarbelakangi saya untuk membuat usaha bersama ini adalah sebagai wadah bagi mereka yang ingin memiliki Bisnis / Usaha sampingan namun belum memiliki keberanian untuk berjalan sendiri. Tak ubahnya jika berjalan di kuburan pada malam hari. Jika kita belum terbiasa dan berjalan sendiri, tentu akan terasa takut. Tapi jika kita berjalan bersama-sama dengan teman-teman kita yang lain, meski ini adalah pertama kali kita berjalan di kuburan, rasa takut itu pun akan hilang. Seperti itulah tujuan awal saya untuk membentuk usaha bersama ini.

Mengapa hal ini saya khususkan untuk warga depok dan sekitarnya.? Karena saya yakin, jika kita berdekatan satu sama lain, kita akan lebih mobile dan dinamis.Apalagi kita sudah mengenal lebih dalam bagaimana situasi market di wilayah kita sendiri. Setelah saya membuatkan proposal lengkapnya, diluar dugaan saya, ternyata yang berminat lumayan banyak.karena memang bisnis ini sangat prospektif jika di laksanakan di wilayah Depok.

 namun sayang, karena timing yang berdekatan dengan Idul fitri, maka rencana pertemuan pun kita undur sampai setelah lebaran. Namun sayang…. Entah kenapa, sampai saat ini, mereka yang awalnya menyatakan untuk bergabung, tapi sampai saat ini….. masih jauh panggang dari api. gambar-sulitnya.jpgSampai sekarang pun saya masih bingung dan terus menunggu konfirmasi dari rekan-rekan yang tadinya sudah berniat untuk bergabung. 

Ternyata, Memang tidak mudah untuk menjalin suatu kebersamaan….. Meski peluang itu sudah di depan mata. Tapi saya tidak akan menyerah… saya akan terus berusaha mencari  mereka yang mau membuat usaha bersama di depok, apapun bentuknya. Karena impian saya, membuka lapangan pekerjaan dan pintu rezeki yang seluas-luasnya untuk mereka yang kurang berdaya. Semoga ALLAH SWT mendengar doa dan mimpi saya…..

gambar-kerugian-membawa-berkah.jpgKejadian ini berlangsung sekitar 4 bulan yang lalu. Dimana saya mendapat pesanan parfum dari  seorang pembeli berasal dari gorontalo, bernama ibu Ana, istri seorang komisaris polisi di Polda Gorontalo. Saat itu beliau hanya pesan 1 buah parfum dengan merk Kenzo Flower 100ml. seharga Rp. 345.000.

 

Karena kecerobohan karyawan saya dalam mempacking, saat ibu Ana menerima ternyata, parfum tersebut sudah dalam keadaan tidak utuh lagi alias pecah. Saat itu juga Beliau langsung menginformasikan hal tersebut ke saya dan meminta kebijaksanaan saya sebagai pengirim. Seharusnya ini adalah menjadi tanggung jawab pihak Ekspedisi, karena sudah tertempel stiker “FRAGILE” .

 

Namun, tanpa pikir panjang lagi, saya langsung memutuskan untuk mengganti parfum yang pecah tersebut dengan parfum Kenzo flower yang baru, dengan semua biaya saya yang tanggung. Hal ini saya lakukan sebagai wujud dari komitmen bisnis yang saya pegang. 3 hari kemudian, parfum baru tersebut sampai di Gorontalo dengan baik.

Hasilnya..??

Saya tidak menyangka, seminggu kemudian Beliau langsung memesan parfum dengan total jumlah hampir 3 juta untuk sekali kirim. Dan ini terus berlangsung sampai sekarang.

Jika saya melihat data, total transaksi Beliau dari mulai first order, bulan Juli sampai tgl 4 oktober 2007 s sudah mencapai 25 juta.

Ternyata ibu Ana ini adalah pemain parfum lama di Gorontalo, dengan pelanggan yang mayoritas adalah “High Class”. Dan inilah hasil dari keputusan saya untuk memberikan yang terbaik untuk pelanggan saya, meski terkadang kita harus merugi terlebih dahulu.

Satu bukti lagi, bahwa ALLAH SWT cukup menyayangi saya….

Dari pengalaman ini, saya dapat menyimpulkan :

  1. Jangan pernah menyepelekan pelanggan, berapapun jumlah yang dibeli
  2. Pelayanan kepada pelanggan tidak hanya sampai di taraf “closing”, tapi berikan After sales yang terbaik.
  3. Ikhlas dalam memberikan pelayanan.

  

Dcparfum.com

Bau Badan alias BB termasuk musuh nomor satu penampilan. Stres, penyakit, keringat & bakteri, makanan dan wewangian bisa jadi pemicu timbulnya BB.

 

Banyak orang tak menyadari kalau dirinya mempunyai masalah BB. Repotnya jarang orang mau menyampaikan soal “aib” yang satu ini pada yang bersangkutan. Jadi, kita harus pandai-pandai mengontrol BB sendiri. Misalnya, sebelum mandi, ciumlah atau baui blus yang baru Anda kenakan. Lalu berandai-andailah sekiranya diri Anda menjadi orang lain yang baru berdekatan dengan Anda. Cukup mengganggukah BB Anda? Bila belum yakin pada penciuman Anda, cobalah tanyakan pada orang terdekat. Misalnya, kakak atau adik perempuan atau ibu tentang aroma diri Anda. Bagi Anda yang memiliki masalah BB, jangan keburu putus asa. Introspeksi dan perbaiki gaya hidup Anda. Ada beberapa penyebab yang membuat aroma badaan tak sedap. Kenali penyebabnya dan terapkan solusinya.

 

1. STRES Gejolak emosi yang berlebihan, gugup, gelisah, memicu peningkatan produksi keringat. Buruknya lagi, jiwa yang tertekan dan depresi menimbulkan rasa malas memperhatikan kebersihan dan kesegaran tubuh.

SOLUSI: Minumlah 2 gelas air putih setiap bangun tidur pagi hari. Setelah itu lakukanlah olah raga ringan selama 30 menit. Misalnya : jogging, aerobik, senam atau jalan santai. Bisa juga berenang 3 kali seminggu. Olah raga membuat tubuh segar, sehingga pikiran lebih tenang. Sediakan waktu untuk bersantai, minum jus, membaca sambil mendengarkan musik.

 

2. KERINGAT & BAKTERI Stres dapat menyebabkan produksi keringat yang berlebihan. Akibatnya banyak bagian tubuh yang berpotensi mengeluarkan bau tak sedap. Misalnya, rambut, mulut, gigi, ketiak, punggung, tengkuk, telinga, belakang telinga, lipatan paha, telapak kaki, sela-sela jemari tangan dan kaki, kuku dan lainnya.

SOLUSI: Usahakan minimal mandi dan gosok gigi 2 kali per hari dan keramas 3 kali per mingu. Setiap kali mandi, ganti pakaian Anda termasuk pakaian dalam. Setiap kali manadi, gunakan sabun antiseptik. Setelah mandi, usapkan body lotion ke seluruh tubuh. Terutama kaki, tangan dan leher agar kulit terasa halus lembut dan senantiasa harum. Pemakaian body lotion bisa juga diulang pada siang hari untuk mendapatkan kesegaran baru. Kenakan baju yang terbuat dari bahan katun atau kaus. Hindari pakaiaan berbahan nylon dan serat sintetis lainnya. Pilih model pakaian yang sederhana agar Anda tak merasa risih dan grogi. Selain itu, pastikan pakaian Anda nyaman dan tak terlalu ketat agar kulit dapat bernapas. Selain membersihkan tubuh dan pakaian, perhatikan juga kebersihan sepatu dan tas Anda. Bau badan bisa juga bersumber dari sepatu, sandal atau tas Anda.

 

3. PENYAKIT Gangguan kesehatan tertentu seperti radang lambung, radang saluran pernapasan, diabetes, sariawan, telinga, gigi berlubang, keputihan, eksim juga bisa mengakibatkan BB.

SOLUSI: Bila Anda mengalami gangguan kesehatan segeralah hubungi dokter dan berobat hingga sembuh tuntas.

 

4. MAKANAN & MINUMAN: Aroma tubuh kita dipengaruhi makanan dan minuman yang kita konsumsi.

SOLUSI: Anda yang mempunyai masalah BB sebaiknya menghindari minuman beralkohol, makanan pedas, berbau menyengat seperti petai, jengkol, bawang putih, bawang merah, bawang Bombay, terasi, bumbu kari dan durian. Perbanyak asupan air putih, jus buah, sayur-mayur dalam menu Anda.

 

5. WEWANGIAN: Anda yang mempunyai masalah BB, harus ekstra hati-hati memilih parfum. Parfum tertentu dengan aroma berat menyengat bisa membuat BB semakin santer dan membuat pusing orang di sekitar.

SOLUSI: Pilih wewangian beraroma ringan dan segar, misalnya aroma bunga. Percikkan parfum ke beberapa bagian tubuh yang cukup berjauhan dengan daerah sumber BB agar aroma parfum tak tercampur BB. Kalau mungkin gunakan deodorant yang menggunakan anti respirant. Selain mengharumkan, kandungannya zat di dalamnya mematikan bakteri.

dcparfum.com

Tepat Memilih Parfum

Dalam memilih parfum, perlu trik-trik tertentu agar parfum tak sekadar meninggalkan bau wangi bagi orang yang menciumnya, tapi juga kesan terhadap pemakainya.

 

1. Parfum yang bagus biasanya memiliki tiga tingkatan aroma, wangi awal adalah aroma yang ditimbulkannya, setelah lima menit, wangi tengah merupakan aroma yang menyeruak setelah 2 sampai 4 jam, dan wangi dasar dapat tercium setelah 5 jam.

 

2. Kenali lebih dahulu aroma parfum seperti apa yang Anda sukai. Cari info sebanyak-banyaknya tentang varian parfum yang ada, bila perlu tanyakan dan konsultasikan kepada si penjual tentang jenis dan image yang ditampilkan parfum tersebut.

 

3. Jika telah mengetahui aroma yang diinginkan, coba pakai. Semprotkan pada nadi, jangan langsung menciumnya tapi tunggu sekitar 10 hingga 15 menit agar wangi parfum aslinya tercium.

 

4. Untuk memastikan aroma tersebut adalah pilihan Anda, lakukan tes kembali pada keesokan harinya, tunggu beberapa jam. Jika wangi tersebut memang memikat Anda, parfum tersebut patut Anda pilih.

 

5. Siang hari adalah waktu terbaik untuk mencoba parfum karena indra penciuman sedang aktif-aktifnya, sinus Anda pun lebih bersih. Sebaiknya, jangan membeli parfum sehabis makan malam, makanan yang berbumbu berat akan mempengaruhi kulit dan mengacaukan aroma parfum yang sesungguhnya.

 

6. Jangan pula membeli parfum saat Anda stres, ketegangan jiwa dapat menyebabkan darah mengalir dengan cepat ke daerah penciuman yang dapat membuat Anda kehilangan indera penciuman.

 

7. Indera penciuman juga dapat berkurang sesuai dengan bertambahnya usia. Semakin tua kulit menjadi lebih kering sehingga menyerap minyak, sebaiknya gunakan parfum beraroma oriental atau chypre.

 

8. Saat cuaca panas, kulit menjadi lebih berminyak dan asam. Minyak membantu aroma bertahan lama, sedangkan keasaman membuat aroma menjadi tajam. Maka, gunakan parfum dengan aroma yang ringan, seperti lavender, sitrus, atau aroma campuran bunga, dan rempah-rempah.

 

9. Saat cuaca dingin kulit menjadi lebih kering, sehingga secara kimiawi kulit tubuh dapat menerima wewangian yang lebih hangat atau berat. Parfum dengan aroma oriental atau berbagai campuran yang lebih rumit bisa dijadikan pilihan.

 

dcparfum.com

Older Posts »