Kerugian yang membawa Berkah
Oktober 28, 2007 oleh iwanagustian
Kejadian ini berlangsung sekitar 4 bulan yang lalu. Dimana saya mendapat pesanan parfum dari seorang pembeli berasal dari gorontalo, bernama ibu Ana, istri seorang komisaris polisi di Polda Gorontalo. Saat itu beliau hanya pesan 1 buah parfum dengan merk Kenzo Flower 100ml. seharga Rp. 345.000.
Karena kecerobohan karyawan saya dalam mempacking, saat ibu Ana menerima ternyata, parfum tersebut sudah dalam keadaan tidak utuh lagi alias pecah. Saat itu juga Beliau langsung menginformasikan hal tersebut ke saya dan meminta kebijaksanaan saya sebagai pengirim. Seharusnya ini adalah menjadi tanggung jawab pihak Ekspedisi, karena sudah tertempel stiker “FRAGILE” .
Namun, tanpa pikir panjang lagi, saya langsung memutuskan untuk mengganti parfum yang pecah tersebut dengan parfum Kenzo flower yang baru, dengan semua biaya saya yang tanggung. Hal ini saya lakukan sebagai wujud dari komitmen bisnis yang saya pegang. 3 hari kemudian, parfum baru tersebut sampai di Gorontalo dengan baik.
Hasilnya..??
Saya tidak menyangka, seminggu kemudian Beliau langsung memesan parfum dengan total jumlah hampir 3 juta untuk sekali kirim. Dan ini terus berlangsung sampai sekarang.
Jika saya melihat data, total transaksi Beliau dari mulai first order, bulan Juli sampai tgl 4 oktober 2007 s sudah mencapai 25 juta.
Ternyata ibu Ana ini adalah pemain parfum lama di Gorontalo, dengan pelanggan yang mayoritas adalah “High Class”. Dan inilah hasil dari keputusan saya untuk memberikan yang terbaik untuk pelanggan saya, meski terkadang kita harus merugi terlebih dahulu.
Satu bukti lagi, bahwa ALLAH SWT cukup menyayangi saya….
Dari pengalaman ini, saya dapat menyimpulkan :
- Jangan pernah menyepelekan pelanggan, berapapun jumlah yang dibeli
- Pelayanan kepada pelanggan tidak hanya sampai di taraf “closing”, tapi berikan After sales yang terbaik.
- Ikhlas dalam memberikan pelayanan.